Rabu, 08 Juni 2016

Merawat dan Memelihara Taman

Taman Indah & Terawat


Tentu kita semua sama-sama mengerti bahwa benda atau barang sebagus apapun jika tidak kita rawat, pasti akan rusak dan tidak tahan lama. Tidak terkecuali juga taman, jika perawatannya tidak memadai, maka taman cepat kusam dan lama kelamaan menjadi rusak. Karena itu, tulisan kali ini membahas tentang tips perawatan dan pemeliharaan taman, yang menjadi bagian yang sangat penting terhadap keberadaan dan kelanggengan indahnya sebuah taman.

Para pembaca yang budiman, kalau diibaratkan, pada saat kita memelihara hewan peliharaan seperti kucing misalnya, maka kita dihadapkan pada situasi yang harus atau bahkan memaksa kita untuk melakukan aktivitas perawatan dan pemeliharaan baginya. Pada saat tertentu memberinya makan, memberinya minum, mengatur tempat tidur dan tempat dia buang air, sekali waktu mungkin memandikannya, atau bahkan mengajaknya refreshing dengan cara mengajaknya bermain menggunakan alat permainan-permainan sesuai dengan karakter kucing yang lincah.

Sebagai salah satu unsur hidup yang menghiasi kehidupan pemiliknya, maka hewan tersebut secara langsung bersinergi dengan lingkungan sekitarnya. Bisa melalui suara, gerakan, bau-bauan serta visual fisiknya.

Pemilik hewan peliharaan mendapatkan nilai lebih berupa kepuasan batin, kesenangan, kebanggaan, atau perasaan tentram, dan selain itu pemilik juga dapat mengatasi kejenuhan aktivitas, dan bahkan hewan tersebut juga menjadi hiburan karena dapat menjadi tontonan karena aktivitas yang dilakukannya.

Mengawasi serta mengikuti perkembangan dan kebiasaan hewan peliharaan juga merupakan salah satu ilmu yang memberikan masukan penting bagi si pemilik.
Nah, jika seperti itu yang terjadi dengan hewan, maka seperti itu juga dengan taman, ruang yang terbentuk dari berbagai macam unsur tersebut memerlukan perawatan dan pemeliharaan yang baik dan rutin sehingga keindahan hasil desain dapat terjaga dengan baik serta nilai keasrian dapat selalu dinikmati dalam waktu yang panjang dan berkesinambungan.

Seperti halnya memelihara hewan peliharaan, memelihara taman juga memberikan kenikmatan tersendiri bagi si pemilik. Boleh jadi kita tidak memelihara secara langsung melainkan kita menyuruh orang lain untuk merawat taman sesuai keinginan kita. Hasil yang didapat menjadikan pemilik merasakan kepuasan tersendiri, nilai visual, nilai perasaan dan lain-lain yang ada dalam pikiran penikmat taman menjadikan cambuk dan rasa atau keinginan untuk bereksplorasi dengan jenis elemen penyusun taman lainnya.
Lain halnya dengan taman yang tidak dirawat dan dipelihara, situasi yang pemiliknya nikmati tentu berlawanan. Kita lihat, taman yang ditumbuhi ilalang liar karena tanaman pokok atau tanaman utamanya sudah kalah tinggi pertumbuhannya dengan tanaman pengganggu yang tidak dikehendaki. Tanaman sudah tidak beraturan pertumbuhannya, rumput sudah tinggi, air kolam sudah kotor misalnya, batu menjadi licin dan berlumut, atau bahkan tanaman sudah terserang hama.

Kolam dan jalan setapak kusam, berlumut dan licin, bahkan ketika kita sedang menikmati keindahan taman perasaan yang ada bukannya tentram tapi malah tak karuan.
Sebagai perumpamaan, ketika kita sedang berada di sebuah pantai yang ingin kita nikmati, namun pantai itu airnya tercemar misalnya, di pesisir banyak sampah, terdapat pedagang-pedagang asongan yang hilir mudik menawarkan barng daganngannya yang bahkan dengan cara sedikit memaksa padahal kita tidak membutuhkan atau menginginkan barang yang dijualnya. Warung-warung di pesisir pantai juga tidak terawat, dan bahkan terlihat beberapa orang dengan tampilan seperti preman yang berkerumun kecil-kecil di sekitar warung tersebut. Bagaimana perasaan kita? Tentu bukan ketentraman yang kita dapatkan, sebaliknya malah rasa waswas yang menghinggapi kita. Seperti itu juga kurang lebih kondisinya dengan taman jika dibiarkan tanpa perawatan dan pemeliharaan.

Dari paparan diatas, sudah jelas bahwa taman sangat memerlukan perawatan dan pemeliharaan yang baik, agar keberadaannya selalu menjadi penyejuk mata dan hati pemiliknya..


Semoga bermanfaat..

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More