Minggu, 12 Juni 2016

Kegiatan Pemupukan

Tanaman Subur Karena Pupuk


Bismillah,


Aktifitas pemupukan selalu menjadi hal yang sangat penting  untuk dilaksanakan dalam proses pemeliharaan dan perawatan tanaman yang terdapat rumah, terlebih lagi bagi tanaman yang terdapat di taman. Pada tanaman yang telah tumbuh di tanah, pada saat pemupukan maka zat makanan dapat dengan sendirinya didapat melalui akar tanaman. Namun untuk jenis tanaman dengan kondisi tanah yang kurang baik seperti tanah yang kurang subur atau tanaman yang ditanam di dalam pot misalnya, maka pemupukan ini menjadi konsumsi utama yang sangat diperlukan bagi pertumbuhan tanaman seperti halnya proses penyiraman.

Pada aktifitas pemupukan kegiatan dilakukan dengan memberikan pupuk yang dimasukkan ke dalam tanah dan dilaksanakan secara berkala. Pupuk dimaksud dapat berupa pupuk alam seperti pupuk kandang atau kompos misalnya, selama dua bulan satu kali. Atau dpat juga berupa pupuk buatan seperti urea untuk jenis tanaman yang berdaun hijau dan massal seperti rumput dan jenis tanaman penutup tanah lainnya.

Pupuk NPK diberikan untuk jenis tanaman yang berprofil bunga dan buah seperti jenis tanaman berbunga dan atau berbuah, sedangkan untuk tanaman jenis lain seperti tanaman yang berhijau daun misal jenis semak seperti soka, maka pemupukan cukup dilakukan dengan menggunakan urea yang ditaburkan dan ditimbun di area sekitar tanaman tumbuh. Sedangkan untuk jenis tanaman penutup tanah seperti rumput paitan dan sejenisnya, dikarenakan memang areanya merupakan hamparan bidang yang biasanya memiliki area yang luas, maka pemupukan dapat dengan cara disebar merata. Satu genggam urea biasanya digunakan untuk 6,5 m2 sampai dengan 9 m2 cakupan area.

Secara bentuk, pupuk urea berbentuk granular dan berwarna putih yang sekilas mirip sekali dengan gula pasir, sedangkan NPK bentuknya seperti butiran berbentuk pelet atau bulat dan basanya berwarna coklat atau biru.

Yang perlu diingat dalam perlakuan pemupukan yakni ketepatan dalam memberikan dosis pupuk. Pada tanaman, pemupukan bertujuan untuk memberikan zat makanan yang cukup, berbeda halnya dengan memupuk untuk tujuan perkebunan yang tujuan kegiatannya memang diarahkan untuk tanaman produksi yang harus menghasilkan buah ataupun daun yang akan diambil hasilnya atau dipanen.

Kegiatan pemupukan sebaiknya menggunakan jenis pupuk yang alami saat pertama kali menanam atau memindahkan tanaman. Sangat tidak disarankan untuk menggunakan pupuk buatan karena pupuk buatan merupakan zat kimia hasil formulasi pabrik yang dapat mengakibatkan efek panas karena sifatnya, sehingga justru malah berpotensi menyebabkan tanaman layu, kering, dan akhirnya mati. Sebagai pembantu percepatan pertumbuhan maka dapat digunakan zat peragsang tumbuh atau yang biasa disebut ZPT.

Semoga bermanfaat..

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More