Senin, 03 Oktober 2016

Perkembangan Taman Dari Waktu Ke Waktu

Taman Samping Rumah

Taman sebagaimana hal-hal lain yang ada di dunia ini mengalami perubahan dari waktu ke waktu, mengikuti kondisi dan keinginan manusia itu sendiri. Saya masih ingat dulu, di tahun 90-an misalnya, taman ya begitu-begitu saja. Dibuat di bidang datar (horizontal) dengan ornamen-ornamen yang tidak terlalu bervariasi. Kebanyakan variasi taman saat dulu itu menggunakan variasi dari bentukan semen dan pasir ditambah cat semen sebagai unsur keras atau hardscape-nya. Penggunaan batu alam masih sangat jarang waktu itu, selain karena memang belum familiar, variasi bentuk dan jenis batu alam hasil olahan pun tidak banyak ragamnya. Paling ditambah dengan variasi air, seperti air terjun kecil, air mancur, atau yang semacamnya.

Terkait dengan taman, kondisi yang sangat menguntungkan pada waktu itu adalah area. Lahan saat itu masih banyak dan tergolong murah, sehingga rata-rata rumah memiliki pekarangan yang relatif luas untuk space taman atau yang lainnya sehingga orang leluasa untuk membuat taman di pekarangan rumahnya. Dengan kondisi ini diantaranya, bisnis taman pada saat itu termasuk bisnis yang cukup menjanjikan. Kebetulan saya memilliki saudara (paman dari ibu tepatnya) yang menjalankan bisnis ini. Berbekal kemampuannya mendesain dan membuat taman, order taman pun lumayan banyak didapat saat itu. Walaupun tentu pemasarannya masih sangat terbatas mengingat di masa-masa itu belum berkembang media internet seperti sekarang ini, sehingga otomatis pemasaran masih dilakukan dengan cara penawaran manual atau dari mulut ke mulut.

Saat ini, kondisi lahan sangat terbatas, khususnya kondisi lahan di perkotaan terlebih di kota-kota padat seperti Bandung, Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang dan kota-kota lainnya. Harga tanah yang relatif mahal “memaksa” orang untuk membeli rumah dengan luas tanah yang terbatas. Dengan kondisi seperti ini, orang lebih banyak memikirkan untuk membuat tempat ataupun ruangan untuk kebutuhan utama dulu seperti kamar tidur atau ruangan lain yang lebih penting dibanding menggunakan lahan sisa bangunannya untuk membuat sebuah taman.

Akan tetapi, ternyata kondisi pembangunan yang makin berkembang dari waktu ke waktu ini memiliki dampak di sisi lain, khususnya lingkungan. Pembangunan masif di kota-kota besar menimbulkan dampak lingkungan yang tidak bisa dianggap remeh. Yang paling terasa adalah polusi udara, makin panasnya cuaca kota, dan makin terasa sumpeknya udara yang dirasakan oleh masyarakat perkotaan. Ini adalah konseksuensi logis dari sebuah pembangunan kota, apalagi jika pembangunan ini dilaksanakan oleh pihak-pihak yang hanya memikirkan keuntungan materi saja dengan mengabaikan dampak yang timbul baik bagi masyarakat maupun bagi lingkungan sekitar.

Sumpeknya keadaan yang dirasakan oleh masyarakat perkotaan ini, sedikit banyaknya memicu masyarakat untuk kembali berpikir bahwa ternyata mereka memerlukan solusi untuk mengatasi polusi maupun makin panasnya bumi ini di rumah-rumah mereka. Salah satu solusi yang paling masuk akal dan cukup efektif untuk meminimalisir hal-hal tersebut diatas adalah keberadaan taman di rumah-rumah. Ya, taman yang diantaranya terdiri dari tanaman-tanaman indah ini sangat efektif untuk meredam polusi, panasnya cuaca, dan sumpeknya keadaan. Tanaman mampu menghasilkan kesegaran tersendiri yang bisa dinikmati oleh pemiliknya, bahkan orang lain di sekitarnya.

Dari berbagai dorongan kondisi inilah akhirnya saat ini, taman pun mengalami perkembangan bentuk dan jenisnya. Saat ini sudah ada taman yang dibuat di medan vertikal yang dikenal dengan sebutan taman vertikal atau vertical garden. Taman ini menjadi solusi bagi terbatasnya lahan datar di wilayah perkotaan. Selain itu, jika dulu taman itu identik diletakkan di luar rumah (outdoor) saat ini justru makin banyak masyarakat yang meletakkan tamannya di dalam ruangan (indoor). Belum lagi bicara variasi dari taman horizontal seperti taman minimalis, taman type mediterania, dan yang lainnya. Ditambah lagi taman yang dibuat di dalam sebuah kaca dengan bentuk yang unik yang saat ini juga makin banyak peminatnya yairu terarium, juga menjadi solusi atas terbatasnya lahan.

Pendek kata, perkembangan taman saat ini sangat dinamis sehingga saat ini bisnis taman juga menjadi bisnis yang cukup menjanjikan. Selain itu, kemudahan orang untuk berhubungan dengan jasa pembuat taman melalui media internet membuat pemenuhan kebutuhan akan taman menjadi lebih mudah. Hal ini tentu menguntungkan kedua belah pihak, yaitu pihak yang berbisnis jasa taman, dan pihak konsumen yaitu masyarakat luas. Bagaimana, anda tertarik untuk menghadirkan taman di rumah anda? Jika iya, anda berminat untuk mewujudkan keinginan anda itu dengan penyedia jasa taman, anda dapat menghubungi kontak kami yang tercantum pada web ini, atau anda dapat klik disini.

Semoga bermanfaat...


Salam hangat,

Nuansa Taman Bandung

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More